fbpx
Beranda » INFO OTOMOTIF » MENGENAL FUNGSI DAN JENIS KODE OLI UNTUK MESIN MOTOR

MENGENAL FUNGSI DAN JENIS KODE OLI UNTUK MESIN MOTOR

Diposting pada 27 November 2020 oleh admin | Dilihat: 144 kali | Kategori:

oli mesin motor

Beberapa orang mungkin banyak yang belum mengetahui fungsi oli untuk mesin sepeda motornya yang digunakan.

Masih banyak yang acuh dengan oli pada kendaraan bermotor.  Ternyata fungsi oli pada mesin sepeda motor cukup penting lho. Selain berpengaruh pada performa mesin sepeda motor Anda, oli juga dapat membuat komponen pada mesin menjadi lebih awet, bahkan bisa memperpanjang umur komponen kendaraan bermotor Anda.

Kendaraan bermotor  khususnya sepeda motor yang tiap hari digunakan untuk menunjang aktivitas pasti mengalami penurunan performa. Nah, untuk itu kondisi sepeda motor pun akan mengalami penurunan kinerja yang tentunya perlu dilakukan pemeriksaan termasuk bagian oli mesin. Pergantian oli mesin kendaraan merupakan hal yang sangat wajib dilakukan. Penggantian oli secara rutin dilakukan agar mesin kendaraan menjadi terawat dan dapat memberikan performa yang baik bagi kendaraan yang dipakai.

Dalam permesinan sepeda motor terdapat banyak komponen yang bergerak dan bergesekan satu sama lain untuk menghasilkan putaran pada roda sepeda motor. Ge rakan mesin yang begitu cepat dan kuat dapat mengakibatkan komponen mesin menjadi cepat aus, sehingga menyebabkan performa mesin menjadi berkurang dan mesin menjadi cepat panas.

Untuk mengurangi gesekan komponen dalam mesin tersebut maka dibutuhkan peran oli untuk melumasi setiap celah pada komponen part mesin untuk membuat komponen mesin menjadi lebih awet dan tidak cepat aus. Semakin bagus kualitas oli maka akan semakin bagus pula kemampuannya untuk mengurangi gesekan dalam mesin itu.

Nah, apa saja fungsi oli pada kendaraan bermotor khususnya sepeda motor, berikut penjelasannya:

1.Fungsi oli sebagai pelumasan / lubricating

Oli memiliki fungsi sebagai pelumas yang menjaga gesekan antar komponen didalam mesin menjadi lebih kecil sehingga kinerja didalam mesin itu sendiri menjadi lancar, serta mengurangi bunyi abnormal metal sehingga kerusakan part pada mesin ini dapat diminimalisir.

2.Fungsi oli sebagai pendingin mesin

Mesin yang berputar dengan kecepatan yang sangat tinggi tersebut tentu menghasilkan panas yang luar biasa akibat besarnya gaya gesek antar besi didalam mesin tersebut. Dan dengan oli mesin ini panas pun dapat dinetralisir sehingga tidak terjadi panas berlebihan overheat pada mesin kendaraan.

3.Fungsi oli sebagai penyekat

Didalam sebuah mesin yang bekerja tentu ada bagian bagian metal yang saling bersinggungan bukan? Nah, dengan adanya oli ini dapat menjadi penyekat diantara dua logam tadi sehingga meminimalkan gesekan antar keduanya sehingga komponen tersebut tidak cepat aus / terkikis. Contohnya gesekan antara piston dan blok cylinder liner .

4.Fungsi oli sebagai anti karat

Tahukah anda ketika proses terjadinya gesekan pada part didalam mesin menimbulkan panas dan dari reaksi kimia terjadilah yang namanya karat. Contoh kecil coba saja Anda bakar besi pisau baja lalu dibiarkan, maka dalam beberapa lama kemudian pisau tersebut akan berkarat. Nah dengan adanya oli mesin ini karat yang timbul akibat proses pergesekan antar besi dapat dihindari. Maka tak heran jika Anda rutin ke bengkel atau membongkar mesin, maka komponen part dalam mesin tersebut kondisinya bersih dan terjaga.

5.Fungsi oli sebagai pembersih ruang mesin

Ketika mesin bekerja dan berputar tadi tentu akan menghasilkan gram / sisa gesekan alumium serta besi yang nantinya akan direduksi oleh oli mesin dan diendapkan kedalam bak penampung oli, dan didalam bak penampung oli tersebut terdapat sebuah magnet yang berfungsi untuk menahan gram besi agar tidak naik kembali ketika oli disirkulasikan ke komponen mesin.

Dan perlu Anda ketahui juga terkait dengan jenis oli menurut angka yang tertera pada kemasan oli yang Anda beli, sering kali karena kita sudah terbiasa memakai merk oli sembarangan. Baik yang disarankan oleh bengkel maupun dengan kebiasaan kita memakai oli tersebut sehingga kita tidak terlalu memperhatikan detail akan maksud dari kode tulisan yang ada pada kemasan.

Nah, berikut penjelasannya ya.

Biasanya pada kemasan oli motor kita akan menemukan kode tulisan ‘SAE’ yang nyatanya itu bukan hanya serangkaian huruf tanpa arti. SAE sendiri merupakan singkatan dari Society of Automotive Engineers yang menjadi satuan nilai tingkat viskositas aliran oli dalam mesin  pada suhu tertentu.

Secara umum, kekentalan oli berdasarkan SAE nya dapat dibagi menjadi tiga: encer, sedang, kental. Angka di belakang SAE menunjukkan tingkat kekentalan oli pelumas pada suhu tinggi maupun rendah.

Beberapa kode SAE yang sering digunakan oleh oli pelumas yakni:

  • SAE 20W50 yang berarti oli mampu mengubah kekentalannya sesuai temperature, yakni 20W (winter) pada suhu dingin, dan pada temperatur tinggi kekentalannya akan berubah menjadi SAE 50. Oli jenis ini masih dapat mengalir (tidak membeku) walaupun temperatur turun hingga -20 derajat celcius, dan saat suhu naik mencapai 100 derajat celcius oli jenis ini masih mampu mempertahankan kekentalannya.
  • SAE 15W40 yang artinya oli akan bersifat seperti SAE 15W di suhu rendah dan menjadi SAE 40 di suhu tinggi. Karakteristik oli ini adalah dapat tetap mengalir di suhu minus 25 derajat celcius, dan bertahan di level kekentalan 12,5 cSt-16,3 cSt pada suhu 100 derajat.
  • SAE 10W30 yang memiliki sifat bisa tetap mengalir di suhu -30 derajat celcius, namun di suhu tinggi kekentalannya hanya berkisar antara 9,3 cSt hingga 12,5 cSt.

Lalu apa hubungan antara kode dan angka SAE oli pelumas tersebut dengan karakteristik motor?

Tentu saja angka SAE tersebut sangat berpengaruh karena angka tersebut menunjukkan karakteristik kinerja oli pada suhu tinggi dan rendah. Oli yang memiliki nilai W (winter) lebih rendah cocok digunakan oleh mesin motor yang dingin dan di daerah yang dingin pula.

Sedangkan motor-motor bermesin panas, berkapasitas di atas 150 cc, cocok menggunakan oli mesin yang memiliki SAE tinggi, seperti SAE 20W50.

Nah,  mulai sekarang Anda sudah tau betapa pentingnya fungsi oli pada kendaraan khususnya sepeda motor, jadi jangan lagi menyepelekan oli sehingga telat atau bahkan jarang ganti oli ya, agar komponen sparepart didalam mesin tetap terjaga dan awet.

Semoga bermanfaat yaa.

Salam hangat. CR MOTOR..

Bagikan

MENGENAL FUNGSI DAN JENIS KODE OLI UNTUK MESIN MOTOR | CR MOTOR

Komentar (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Anda Mungkin Suka

Alamat CR MOTOR

Jl. Rejowinangun Utara, Magelang Tengah, Kota Magelang

Jawa Tengah, Indonesia

Kode Pos : 56127

Hubungi Kami:

Sms / Whatshapp / Call : 081575877796

Social Media : @crmotor.id

Email : crmotorii@gmail.com

 

Chat via Whatsapp
Admin 1
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Admin 1
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja