fbpx
Beranda » INFO OTOMOTIF » MANA YANG LEBIH OKE, KARBURATOR ATAU INJEKSI?

MANA YANG LEBIH OKE, KARBURATOR ATAU INJEKSI?

Diposting pada 26 Agustus 2021 oleh admin | Dilihat: 110 kali | Kategori:

Mungkin masih banyak dari kalian yang belum tahu perbedaan motor injeksi dan karburator. Ini wajar, karena bahasannya cukup teknis. Walau demikian bukan berarti kamu tidak perlu mengerti.

Justru dengan mengetahui kelebihan dan kekurangan sistem injeksi vs karburator, kamu bakal lebih mengenal motor kesayangan. Bila ada masalah, tentu semakin mudah pula menanganinya. Sistem injeksi maupun karburator, itu sama-sama bertindak dalam sistem pemasok bahan bakar bensin kedalam mesin. Fungsinya untuk menyuplai bensin dengan kadar yang tepat dari tangki ke intake manifold.

Pengabutan mesin dengan karburator memang telah ada lebih dulu, jauh sebelum teknologi injeksi ini dirilis. Namun seiring zaman berkembang, teknologi karbu mulai ditinggalkan, berganti dengan teknologi injeksi. Bukan tanpa alasan, produsen beranggapan bahwa adaptasi teknologi injeksi jauh lebih irit bahan bakar dan lebih praktis digunakan. Lalu apa perbedaan antara injeksi dan karburator?

1. Injeksi memerlukan arus listrik sementara karbu tidak

Perbedaan yang pertama terletak pada cara kerja keduanya, dimana sistem injeksi memerlukan arus listrik untuk menggerakan pompa bahan bakar dan melakukan pembukaan injektor. Pada sistem Injeksi kita mengenal sensor, ECU dan aktuator. Tiga komponen tersebut merupakan komponen elektrikal yang tidak bisa bekerja tanpa arus listrik, sehingga tanpa listrik mesin Injeksi tidak akan bisa bekerja. Jadi sistem injeksi memerlukan lebih banyak sensor, sedangkan karburator tidak. Sementara pada karburator, seluruhnya menggunakan skema konvensional. Baik dari pompa bahan bakar juga bekerja secara mekanis menggunakan nok pada camshaft. Sehingga meski tidak ada listrik sistem ini akan tetap berjalan.

2. Sistem injeksi lebih irit daripada sistem karburator

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, perbedaan motor injeksi dan karburator ada di konsumsi BBM. Ternyata motor dengan sistem injeksi disinyalir lebih irit bahan bakar dan lebih ramah lingkungan jika dibandingkan dengan motor karburator.

Di samping itu, motor injeksi juga bisa terintegrasi berbagai fitur penghemat konsumsi BBM. Sebut saja idling stop system (ISS) yang jamak dipakai oleh skutik Honda. Ada pula mode berkendara seperti di Honda CBR250RR.

Sementara di motor karburator, jumlah besin ke ruang bakar sangat tergantung bukaan throttle. Semakin dalam pengendara memutar gas, otomatis debit bensin pun semakin deras mengalir. Jadi irit atau borosnya motor karburator, sangat tergantung cara pengendara memainkan gas.

3. Perawatan Injeksi rumit, sementara karbu sangat sederhana

Tanpa perawatan, sebuah kendaraan pasti akan cepat rusak secanggih apapun teknologi yang digunakan. Hal tersebut juga berlaku untuk sistem injeksi pada mesin. Mesin Injeksi yang mengunakan penyemprotan bahan bakar elektronik perlu perawatan pada interval tertentu. Dari mulai mengganti filter udara sampai pembersihan injektor dalam interval sekitar 10.000 KM. Jika tidak, maka kotoran yang mengendap pada saluran bahan bakar akan menghambat kinerja injektor. Bensin akan tersumbat sehingga mesin akan brebet dan berpotensi mogok.

Namun beda halnya dengan sistem karburator. Skema yang bekerja secara konvensional ini lebih bandel. Meski kadang ada masalah, tapi cukup dengan membersihkan filter udara dan melakukan penyetelan sekrup karbu kita sudah merawat kinerja karburator. Apalagi pada sepeda motor, karburator motor memiliki skema yang sangat mudah dipahami, sehingga siapapun pasti bisa melakukan bongkar pasang sendiri untuk membersihkannya.

4. Karburator Lebih Mudah Dimodifikasi 

Keunggulan dari motor karburator adalah mudah dimodifikasi, karena tidak membutuhkan banyak peranti ketika hendak melakukan modifikasi. Ambil contoh kamu mau membuat motor lebih irit, cukup putar skep gas dan udara menggunakan obeng. Jika mau mengganti komponen karburator dengan versi aftermarket pun tidak mahal. Biaya yang dikeluarkan tidak banyak, karena harga suku cadang yang dibutuhkan cenderung lebih bersahabat.

Berbeda dengan motor injeksi. Jika ingin meningkatkan kecepatan dan performa mesin, kamu harus menyiapkan kocek yang lebih banyak. Pasalnya harus dilakukan secara elektronik, hanya di bengkel-bengkel tertentu saja.  Belum lagi peralatan pendukung untuk melakukan kustom dan suku cadangnya memang lebih mahal dari motor karburator.

Nah setelah tau perbedaan antara karburator dan injeksi di atas, mana yang menjadi pilihanmu? Boleh banget komen dan share ke teman-teman kamu ya! Bisa juga langsung kunjungi marketplace atau sosial media CR M di instagram @crmotorid atau @crmotor.id untuk mengetahui update dari kami.

Salam Hangat,

CR MOTOR

 

*Tulisan diambil dari berbagai sumber

Bagikan

MANA YANG LEBIH OKE, KARBURATOR ATAU INJEKSI? | CR MOTOR

Komentar (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Anda Mungkin Suka

Alamat CR MOTOR

Jl. Rejowinangun Utara, Magelang Tengah, Kota Magelang

Jawa Tengah, Indonesia

Kode Pos : 56127

Hubungi Kami:

Sms / Whatshapp / Call : 081575877796

Social Media : @crmotor.id

Email : crmotorii@gmail.com

 

Chat via Whatsapp
Admin 1
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Admin 1
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja