fbpx
Beranda » INFO OTOMOTIF » Unik! Istilah Otomotif di Indonesia Ternyata dari Belanda!

Unik! Istilah Otomotif di Indonesia Ternyata dari Belanda!

Diposting pada 18 Juni 2021 oleh admin | Dilihat: 172 kali | Kategori: ,

Seperti yang kita ketahui penjajahan Belanda di Indonesia berlangsung selama kurang lebih 350 tahun. Tidak heran akulturasi maupun asimilasi budaya terbawa sampai saat ini, bahkan di dunia otomotif. Pencampuran kebudayaan tersebut terlihat dari bahasa yang dipakai untuk menyebutkan istilah-istilah otomotif.

Bukan hanya beberapa istilah saja, namun ternyata terdapat cukup banyak bahasa serapan dari Bahasa Belanda yang akhirnya dipakai dalam dunia otomotif di Indonesia. Namun, istilah-istilah tersebut biasanya dipakai bukan sebagai kata baku, melainkan slang, dan kebanyakan digunakan oleh orang bengkel.

Kalo gak percaya bisa cek di google translate deh!

Bagaimana, mirip kan? Pelafalannya juga sangat mirip. Selain istilah di atas, masih ada beberapa istilah otomotif lainnya yang berasal dari bahasa Belanda, cek penjelasannya di bawah ini ya.

1. Laher. Komponen yang satu ini bentuknya berupa dua lingkaran besi yang di tengahnya diisi bola-bola besi. Istilah laher diambil dari Bahasa Belanda yakni Lager, atau dalam Bahasa Inggris disebut dengan Bearing.

2. Noken as. Istilah yang dalam Bahasa Inggris disebut dengan Camshaft ini di Belanda dikenal dengan nama Nokkenaas. Fungsinya adalah untuk membuka-tutup klep mesin sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan.

3. Kruk as. Orang Belanda menyebutnya Krukaas, sementara di Amerika dan Inggris disebut dengan Crankshaft. Komponen ini mengubah gerak naik turun piston menjadi gerak berputar yang disalurkan ke transmisi dan roda belakang.

4. Sepul. Di Belanda komponen ini disebut dengan Spoel yang berarti gulungan, karena memang bentuknya adalah gulungan kabel tembaga. Fungsi sepul adalah mengubah energi kinetik putaran mesin menjadi energi listrik untuk keperluan kelistrikan sepeda motor.

5. Keteng. Mekanik biasa menyebutkan istilah ini, saat ada masalah dengan rantai yang digunakan untuk memutar noken as. Dalam Bahasa Belanda keteng ini disebut Keten, yang artinya adalah rantai. Namun, di Indonesia istilah ini hanya khusus dipakai untuk rantai mesin saja, dan bukan untuk rantai yang terhubung ke roda belakang.

Seperti yang dikutip  dari berbagai media terkait istilan otomotif ini, walaupun banyak istilah otomotif di Indonesia yang diambil dari bahasa Belanda, bukan berarti merek mobil asal Belanda juga banyak beredar. Pada kenyataannya, hampir tidak pernah ada mobil buatan Belanda yang terlihat di jalanan Indonesia.

Mungkin, mobil-mobil Belanda seperti Savage Rivale dan Vencer hanya bisa dilihat di pameran-pameran otomotif saja. Tidak seperti supercar lain, contohnya Lamborghini, Porsche, Ferrari, dan sebagainya yang memang kadang terlihat melintas di jalan.

Jadi, banyak istilah otomotif yang berasal dari bahasa Belanda. Mungkin, ini ada kaitannya dengan jaman penjajahan dulu, yang pasti adalah akulturasi budaya ini berdampak positif dan membuat kosakata bahasa Indonesia lebih kaya lagi.

Bagikan

Unik! Istilah Otomotif di Indonesia Ternyata dari Belanda! | CR MOTOR

Komentar (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Anda Mungkin Suka

Alamat CR MOTOR

Jl. Rejowinangun Utara, Magelang Tengah, Kota Magelang

Jawa Tengah, Indonesia

Kode Pos : 56127

Hubungi Kami:

Sms / Whatshapp / Call : 081575877796

Social Media : @crmotor.id

Email : crmotorii@gmail.com

 

Chat via Whatsapp
Admin 1
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Admin 1
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja